Artikel ini berfokus pada kondisi dan tantangan yang dihadapi oleh kelompok rentan, khususnya tahanan perempuan di fasilitas pemasyarakatan khusus perempuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis dan sosial mereka dan bagaimana lembaga pemasyarakatan dapat berkontribusi pada proses reintegrasi sosial. Analisis kualitatif menemukan bahwa kebijakan inklusif dan dukungan emosional dari petugas pemasyarakatan dan penjaga memiliki dampak positif pada adaptasi narapidana. Studi ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan program rehabilitasi yang lebih efektif bagi perempuan di lingkungan penjara.
Copyrights © 2024