Pendidikan anak balita (bawah lima tahun) sebaiknya dimulai sejak dini karena dapat berpengaruh pada perkembangan emosional dan intelektual anak. Usia terbaik untuk mendidik anak adalah di masa golden age dimana kecerdasan seorang anak mencapai 50% pada usia 0 sampai 4 tahun dan meningkat sampai 80% saat anak memasuki usia 8 tahun. Perkembangan motorik menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan oleh orang tua karena akan menjadi dasar yang penting untuk kemampuan anak dalam berinteraksi dengan lingkungan fisik dan sosial. Perkembangan ini akan dapat terlihat secara jelas melalui berbagai gerakan dan permainan yang bisa didapatkan dari buku mainan edukasi. Jurnal ini memuat hasil pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan survei atau kuesioner. Responden diambil dari anak balita serta orang tua yang memiliki anak balita ataupun guru TK. Hasil data kemudian dianalisis sehingga penulis memiliki gambaran pengaruh buku mainan edukasi pada perkembangan motorik anak balita. Perkembangan motorik anak balita banyak dipengaruhi oleh aktivitas fisik yang mereka lakukan. Buku mainan edukasi terbukti menjadi salah satu media edukasi yang efektif dalam mendukung perkembangan motorik anak dan memastikan anak balita siap untuk maju dalam masa pembelajaran selanjutnya. Dengan adanya buku mainan edukasi, perkembangan fisik anak balita dapat terstimulasi secara positif. Harga buku mainan edukasi yang murah dan terjangkau juga menjadi salah satu daya tarik sehingga banyak orang tua menggunakan pendekatan ini dalam mendidik anak balita mereka.
Copyrights © 2024