Pada tanggal 21 Juni yang lalu, di Yogyakarta telah diselenggarakan Seminar tentang AIDS dan Prostitusi, yang diusahakan oleh Yayasan Studi dan Kerja Nyata Indonesia dengan mengundang pemrasaran-pemrasaran antara lain dari UGM-Yogya, UNS-Solo, Undip-Semarang. Penulis, yang bertindak sebagai salah seorang ketua Panitia, meringkas beberapa makalah untuk disajikan kepada para pembaca.      Belakangan ini di dunia dikejutkan dengan munculnya jenis penyakit baru yang benar-benar sangat mencemaskan dan menakutkan, Acquired Immune Deficiency Syndrome atau yang lebih populer dengan sebutan AIDS.      Penyakit ini termasuk cukup ganas, baik dari segi penurunan kekebalan tubuh manusia yang diserangnya maupun dari segi penyebarannya ke berbagai wilayah penjuru dunia. Guna mengatasi menurunkan kekebalan tubuh manusia maka sampai saat ini belum ditemukan "terapi" atau cara-cara pengobatan dan pencegahan yang memuaskan.      Sedangkan dari segi penyebarannya juga tergolong cukup dahsyat. Penyakit yang baru ditemukan pada tahun 1981 (ada yang melaporkan pada tahun 1979) ini setidak-tidaknya kini telah "menyerang" lebih dari 40 negar di seluruh benua; dari Amerika sampai Asia. Lama atau tidak penyakit ini pada akhirnya juga akan sampai di negara kita bila tidak diadakan tindakan-tindakan yang bersifat preventif sedini mungkin. Yang jelas kita pernah mendapat kunjungan turis yang membawa AIDS sampai meninggal.
Copyrights © 1987