Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan upaya kepala sekolah dalam menangani perundungan di sekolah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap tiga kepala sekolah yang memiliki pengalaman menangani kasus perundungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan di sekolah disebabkan oleh faktor individu, lingkungan, dan sosial, seperti kurangnya kontrol emosi, rendahnya pengawasan, dan tekanan kelompok sebaya. Kepala sekolah memiliki peran sentral dalam menerapkan kebijakan anti-perundungan, memfasilitasi pelatihan guru, meningkatkan pengawasan, dan mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menyoroti pentingnya kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pelatihan bagi guru dan pendekatan berbasis komunitas untuk mencegah perundungan secara lebih efektif.
Copyrights © 2023