Di era revolusi digital saat ini, kemampuan berpikir ilmiah yang mencakup analisis fakta secara logis, deduktif, dan induktif sangat penting untuk mendorong kemajuan pendidikan. Ada beberapa pilihan untuk menghasilkan pembelajaran yang kontekstual, efektif, dan relevan yaitu dengan melalui penggunaan teknologi digital, media interaktif, aplikasi pembelajaran daring, dan simulasi berbasis teknologi. Pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan pengembangan model seperti PEMBERANI serta penerapan kemampuan berpikir kritis anak melalui pembelajaran kelompok dengan metode penyelesaian masalah telah terbukti berhasil dalam meningkatkan kapasitas siswa untuk berpikir ilmiah. Selain itu, teknologi memungkinkan pendidik dan konselor untuk memimpin diskusi kelompok, menawarkan konseling pribadi daring, dan memberikan umpan balik yang cepat dan tepat. Selain itu, melalui debat yang hidup dan kooperatif, layanan bimbingan kelompok dengan memanfaatkan platform digital dapat membantu siswa dalam menumbuhkan kemampuan penalaran ilmiah. Selain peningkatan kapasitas analitis siswa, artikel ini membahas bagaimana menggabungkan teknologi digital dengan metode pengajaran yang berlandaskan ilmiah untuk menciptakan pembelajaran yang fleksibel, sukses, dan tahan lama selama masa Revolusi Industri
Copyrights © 2024