Olahraga kareta adalah teknik serangan yang menggunakan ketepatan tendangan dan pukulan tanpa alat, serta mengandalkan konsentrasi, kekuatan tubuh, taktik, dan kedisiplinan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran olahraga karate dalam peningkatan keterampilan sosial pada anak-anak. Data yang digunakan berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan eksperimental dengan desain pretest-posttest, teknik pengumpulan data dengan cara penyebaran angket (kuisioner) yang disebarkan kepada anak-anak berusia 10 hingga 12 tahun yang terdaftar di klub karate setempat. Responden adalah anak-anak yang terdaftar di klub tersebut. Instrumen yang digunakan adalah angket model skala Likert. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi. Berdasarkan hasil analisis regresi, diperoleh hasil bahwa anak-anak yang terlibat dalam karate menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berinteraksi dengan teman sebaya, mengelola emosi, dan menyelesaikan konflik. Dengan demikian olahraga karate tidak hanya berfungsi sebagai sarana fisik tetapi juga sebagai platform yang efektif untuk pengembangan keterampilan sosial yang esensial bagi pertumbuhan pribadi dan sosial anak-anak. Karate dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat dalam membentuk karakter dan keterampilan sosial anak-anak di era modern ini.
Copyrights © 2024