Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesadaran siswa SMA Negeri 1 Bawolato tentang pentingnya pemanasan dalam mencegah cedera saat aktivitas olahraga. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada pihak sekolah untuk meningkatkan edukasi tentang pemanasan dalam pendidikan jasmani. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi 360 siswa dan sampel 10%, yaitu 36 siswa, yang dipilih secara acak. Instrumen utama yang digunakan adalah kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur pemahaman dan kebiasaan siswa terkait pemanasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 45% siswa yang rutin melakukan pemanasan, sementara 70% dari mereka yang tidak rutin melakukan pemanasan mengalami cedera. Kesimpulannya, kesadaran akan pentingnya pemanasan masih rendah di kalangan siswa, sehingga diperlukan edukasi lebih lanjut untuk mengurangi risiko cedera dan meningkatkan praktik pemanasan yang konsisten.
Copyrights © 2024