Permainan tradisional Indonesia mencerminkan keberagaman budaya dan nilai-nilai lokal yang berperan penting dalam perkembangan anak, baik secara kognitif, afektif, psikomotorik, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan mengungkap kontribusi permainan tradisional terhadap pelestarian budaya dan pembentukan karakter anak di tengah tantangan era digital. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis deskriptif terhadap 20 jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional, seperti engklek dan congklak, mendukung keterampilan motorik, kreativitas, serta nilai-nilai sosial seperti kerja sama dan kejujuran. Namun, modernisasi dan dominasi teknologi digital menyebabkan permainan ini terancam punah. Upaya strategis, seperti digitalisasi permainan dan integrasi dalam kurikulum, diperlukan untuk menjaga relevansi dan keberlanjutannya. Kesimpulannya, permainan tradisional tetap menjadi warisan budaya yang esensial, dengan nilai unik yang tidak tergantikan oleh permainan modern. Adaptasi inovatif diperlukan untuk menjawab tantangan globalisasi dan memastikan kelestariannya.
Copyrights © 2024