Sepanjang sejarah, hubungan Indonesia dan Australia telah menjalani pola hubungan roller-coaster, selalu ada saat pasang surut dalam hubungan tersebut, khususnya menyangkut isu Timor Leste dan pelanggaran HAM di Indonesia (Mar'iyah, 2005: 35). Bahkan, White (2006:45) berpendapat bahwa Agreement on the Framework for Security Cooperation yang ditandatangani pada 14 November 2006 merupakan hubungan yang buruk (worse than useless) dan secara jujur dirinya berhati-hati dengan prospek hubungan Indonesia-Australia untuk membangun hubungan pertahanan yang lebih dekat, efektif dan bertahan lama.
Copyrights © 2012