Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena di lapangan yaitu masih ditemukannya siswa yang memiliki permasalahan terkait penyesuaian diri. Salah satu faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri yaitu regulasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan regulasi diri siswa di sekolah, mendeskripsikan penyesuaian diri siswa di sekolah, dan menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi diri dengan penyesuaian diri siswa di sekolah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 314 siswa dengan sampel 173 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket regulasi diri dan angket penyesuaian diri dengan metode skala Likert. Data yang diolah menggunakan teknik analisis persentase dan untuk menguji hubungan kedua variabel menggunakan rumus pearson correlation product moment. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) regulasi diri siswa secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan persentase 80,60%, (2) penyesuaian diri siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 76,07%, dan (3) terdapat hubungan yang positif signifikan antara regulasi diri dengan penyesuaian diri dengan nilai korelasi sebesar 0,771 pada taraf signifikansi sebesar 0,000.
Copyrights © 2024