Penelitian ini menganalisis manajemen operasional PT Unilever dalam meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi di sektor barang konsumsi cepat saji (FMCG). Menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini mengeksplorasi penerapan teknologi modern, pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi, serta strategi distribusi multi-channel. Hasil menunjukkan bahwa otomatisasi dan teknologi Internet of Things (IoT) meningkatkan produktivitas dan kualitas produk. Sistem manajemen rantai pasok yang terintegrasi memungkinkan perencanaan produksi yang lebih akurat, sedangkan strategi distribusi yang memanfaatkan teknologi GPS mengurangi waktu pengiriman dan biaya transportasi. Meskipun menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku, penerapan prinsip Just In Time (JIT) membantu perusahaan mencapai keberlanjutan operasional dengan meminimalkan pemborosan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen operasional yang efektif memperkuat daya saing PT Unilever di pasar global dan merekomendasikan investasi berkelanjutan dalam inovasi dan kolaborasi strategis.
Copyrights © 2025