Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini minat masyarakat lebih terkonsentrasi pada sekolah umum, SMA, daripada sekolah kejuruan. Oleh karena tingginya keinginan untuk dapat menapaki jenjang pendidikan formal yang seoptimal mungkin, lepas dari sejauh mana kemampuan akademiknya, maka mayoritas anggota masyarakat memilih jalur SMA yang dipandang dapat menghantarkan cita-citanya tersebut.        Memang, lulusan SMA dipersiapkan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, sementara lulusan sekolah kejuruan dipersiapkan untuk terjun langsung ke lapangan kerja. Hal ini secara eksplisit dijamin oleh Peraturan Pemerintah (PP) No:29/1990 mengenai pendidikan menengah. Nah siapa orangnya yang tidak ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi?        Menghadapi keinginan masyarakat yang menggebu itu selanjutnya gedung-gedung SMA dibangun di mana-mana, sam pai menelusup ke desa-desa. Bahkan, dalam satu kecamatan pun seringkali dijumpai lebih dari tiga atau empat SMA; negeri dan swasta (untung belum ada SMA Inpres?!).
Copyrights © 1991