Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan partisipasi aktivisme mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki pemahaman yang mendalam tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara serta kesadaran yang tinggi terhadap isu-isu sosial dan politik cenderung lebih aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial. Kegiatan tersebut meliputi demonstrasi, diskusi publik, hingga organisasi kemahasiswaan yang bertujuan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang efektif mampu meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam aktivitas-aktivitas tersebut, menciptakan generasi muda yang lebih peduli dan terlibat dalam kehidupan sosial politik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan kualitas dan penguatan kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi, sehingga mampu mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami isu-isu masyarakat tetapi juga mengambil peran aktif dalam perubahan sosial.
Copyrights © 2025