Pemanfaatan media digital telah mengubah cara gereja menyampaikan Injil, terutama sejak pandemi Covid-19 yang mendorong penggunaan live streaming YouTube sebagai sarana ibadah daring. GMIT Kaisarea BTN Kolhua menjadi salah satu gereja yang konsisten menggunakan YouTube untuk menjangkau jemaat lintas wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi pendeta dalam penyampaian Injil melalui live streaming serta perilaku komunikasi jemaat dalam ruang ibadah digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual dan teori Social Presence. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan dan dokumentasi komentar jemaat pada kanal YouTube GMIT Kaisarea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi pendeta bersifat satu arah, namun interaktif melalui kolom komentar. Jemaat terlibat aktif dengan memberikan salam, tanggapan, apresiasi, hingga permintaan doa, yang mencerminkan kehadiran sosial dalam ruang virtual. Kesimpulannya, YouTube terbukti efektif sebagai media komunikasi Injil yang mampu memperluas jangkauan pelayanan gereja dan membangun kebersamaan jemaat tanpa batas ruang dan waktu.
Copyrights © 2025