Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menganalisis mengenai Tari Galombang bagi masyarakat kelas atas di perkotaan : Peran dan dampak sosial. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian adalah peneliti Sendiri sebagai instrument kunci dan dibantu oleh alat-alat seperti alat tulis, perekam serta kamera foto. Lokasi penelitian ini di kota padang. Informan penelitian ini adalah penari, pengelola sanggar, koreografer, serta masyarakat pengguna. Data dikumpulkan dengan teknik studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan merujuk pada teknik Miles dan Huberman, yaitu dengan tahap koleksi data, reduksi data, penyajian data, serta menyimpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tari Galombang di kalangan masyarakat kelas atas di kota padang mengalami perubahan signifikan dalam penyajiannya, menjadi lebih mewah, atraktif, dan fokus sebagai tontonan atau pertunjukan, mencerminkan selera estetika, simbol status sosial dan kebutuhan representasi simbolik. Tari ini menjadi kebanggaan dan selalu hadir dalam acara pernikahan mewah, dengan sanggar dan penari professional, kostum mewah, dan musik yang diaransemen ulang. Penggunaan Tari Galombang oleh masyarakat kelas atas juga menunjukkan stratafikasi sosial yang nyata, di mana kualitas pertunjukan seperti jumlah penari, musik live serta lokasi menjadi penanda status sosial. Meskipun demikian Tari ini tetap dianggap sebagai warisan budaya yang membanggakan dan sarana pelestarian budaya Minangkabau.
Copyrights © 2025