Kemajuan teknologi informasi dan meluasnya penggunaan media sosial telah memunculkan perilaku baru di kalangan pengguna, salah satunya adalah doomscrolling. Doomscrolling merujuk pada kebiasaan menggulir informasi negatif secara terus-menerus di media sosial, yang sering kali berdampak pada kesehatan mental penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif intrinsik dan ekstrinsik yang mendorong perilaku doomscrolling pada mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 66 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik motif intrinsik (60%) maupun ekstrinsik (59%) sama-sama berperan dalam mendorong perilaku doomscrolling, dengan tingkat intensitas doomscrolling berada pada kategori cukup tinggi (60%). Temuan ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap perilaku digital mahasiswa, terutama dalam mendorong literasi media sosial yang sehat.
Copyrights © 2025