Penelitian ini mengevaluasi kinerja angkutan kota (angkot) putih dan kuning di Kota Bengkulu berdasarkan waktu tempuh, load factor, dan headway. Angkot putih melayani rute Pasar Panorama–Hibrida–Pagar Dewa–Padang Kemiling–Terminal Betungan, sedangkan angkot kuning melayani rute Pasar Panorama–Jalan Danau–Padang Harapan–Nusa Indah–S. Parman–Pasar Minggu–Suprapto–Pasar Barukoto. Data diperoleh melalui survei primer (observasi lapangan, pengukuran langsung, wawancara pengemudi) dan survei sekunder dari instansi terkait, kemudian diolah menggunakan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil analisis menunjukkan kecepatan rata-rata rute Pasar Panorama–Kampung Cina sebesar 13,3 km/jam dan rute Pasar Panorama–Terminal Betungan 18,3 km/jam, sebagian besar memenuhi standar 15–18 km/jam. Rata-rata headway rute Pasar Panorama–Terminal Betungan (18 menit) sesuai standar 10–20 menit, sedangkan rute Pasar Panorama–Kampung Cina (26,8 menit) melebihi batas ideal. Nilai load factor pada beberapa segmen belum mencapai standar minimal 70%, menunjukkan rendahnya tingkat keterisian penumpang. Secara umum, kinerja waktu tempuh dan headway memenuhi kriteria, namun load factor memerlukan strategi peningkatan guna mengoptimalkan pelayanan angkutan kota di Kota Bengkulu.
Copyrights © 2025