Tambahan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kearifan lokal masyarakat Minangkabau berkontribusi dalam membentuk citra destinasi wisata kuliner halal di Sumatera Barat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan wawancara awal dengan para pemangku kepentingan pariwisata, praktisi kuliner, dan wisatawan Muslim domestik, ditemukan bahwa nilai-nilai budaya seperti adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, dan praktik kuliner tradisional membentuk fondasi utama persepsi wisatawan tentang halal. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi identitas budaya dan nilai-nilai Islam memberikan keunggulan kompetitif dalam mengembangkan destinasi kuliner halal yang autentik dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025