Penglihatan merupakan indra yang penting untuk proses pembelajaran, tetapi tidak semua individu memilikinya secara optimal. Keterbatasan penglihatan pada tunanetra menyebabkan sulitnya beraktivitas, sehingga menimbulkan perasaan tidak berdaya, kurang percaya diri, bahkan menarik diri dari lingkungan. Meskipun demikian, tunanetra memiliki kepekaan pendengaran yang tinggi, sehingga musik dapat dimanfaatkan sebagai stimulus untuk membantu tunanetra. Tujuan penulisan ini yaitu mengkaji manfaat pembelajaran musik melalui aktivitas bermain alat musik dalam mengoptimalkan perkembangan tunanetra. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah tinjauan literatur. Tinjauan literatur dilakukan secara deskriptif terhadap 10 artikel penelitian dengan subjek tunanetra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik bermanfaat dalam kemampuan tunanetra meregulasi emosi, meningkatkan kedisiplinan, percaya diri, berinteraksi dengan lingkungan sosial, meningkatkan kemampuan motorik halus, hasil belajar, hingga kreativitas yang memberikan manfaat positif terhadap sikap dan perilaku tunanetra yang adaptif.
Copyrights © 2025