Fenomena Love Scamming merupakan isu serius yang berkembang di era digital, terutama di kalangan remaja Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk strategi paling efektif dalam upaya pencegahan Love Scamming di kalangan remaja berusia 10 hingga 19 tahun. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan dari 100 responden melalui kuesioner yang selanjutnya dianalisis menggunakan deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memahami pentingnya verifikasi identitas dan meningkatkan keamanan digital, dengan 50% menyatakan setuju terhadap strategi ini. Lebih lanjut, responden menunjukkan kewaspadaan tinggi terhadap orang yang cepat menyatakan cinta dan meminta uang, serta terhadap individu dengan profil daring yang mencurigakan. Penelitian ini menemukan strategi pencegahan yang paling efektif adalah menjaga kewaspadaan terhadap permintaan uang dan informasi pribadi, diikuti oleh kewaspadaan terhadap pernyataan cinta yang terlalu cepat, dan profil daring yang terlalu sempurna.
Copyrights © 2025