Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, dan sales growth terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri tahun 2024. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 52 perusahaan pada sektor aneka industri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui regresi logistik dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 23. Temuan penelitian menunjukan bahwa struktur modal menunjukkan pengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap financial distress, dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress. Sementara itu, sales growth juga berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap financial distress
Copyrights © 2025