Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa SMA Negeri 16 Surabaya terhadap pelaksanaan pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). PJOK berperan penting dalam pengembangan kesehatan, kebugaran, keterampilan, dan karakter siswa, namun persepsi siswa sering kali berbeda. Penelitian menggunakan metode survei deskriptif dengan desain cross-sectional, melibatkan 389 siswa kelas XI (177 laki-laki dan 212 perempuan). Data dikumpulkan melalui angket dengan 25 butir pernyataan terkait kesesuaian materi, variasi metode, media, dan evaluasi pembelajaran. Hasil menunjukkan persepsi siswa sebagian besar tinggi (39%), sedang (28%), dan rendah (21%). Aspek materi dinilai kurang sesuai oleh 34,96% siswa, variasi metode dianggap monoton, media kurang optimal (35,99%), dan evaluasi belum sepenuhnya mencerminkan kemampuan siswa (40%). Terdapat perbedaan persepsi berdasarkan jenis kelamin, di mana laki-laki lebih positif dibandingkan perempuan. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan metode pengajaran, pengembangan materi, dan penyediaan fasilitas olahraga untuk meningkatkan kualitas PJOK di sekolah.
Copyrights © 2025