GAGASAN kemanusiaan Mendikbud tentang Sistem Orang Tua Asuh yang telah diterapkan di Sekolah Dasar (SD) seluruh Indonesia mendapat sambutan simpatik dari segenap lapisan masyarakat, khususnya bagi mereka yang telah tersentuh nyanyian kemanusiaan yang mengalun.            Sistem orang tua asuh yang digalakkan untuk mensukseskan program WAJAR (Wajib Belajar) tersebut memakai prinsip tanjung perak tepi laut, siapa suka boleh ikut.      Prinsip yang jauh dari segala paksaan tersebut nampaknya memang cocok diterapkan dalam dunia pendidikan kita dewasa ini, terbukti dengan banyaknya anggota masya rakat yang dengan ikhlas bersedia menjadi orang tua asuh untuk satu atau beberapa murid SD sekaligus.      Kenyataan ini barangkali akan berbicara lain bila dipaksakan kepada masyarakat, misalnya saja kepada masyarakat golongan tertentu diinstruksikan menjadi Orang Tua Asuh, dan sebagainya.      Oleh karena dengan prinsip sukarela bisa tercatat orang tua asuh relatif besar jumlahnya (angka yang eksakt belum diumumkan Depdikbud ...?) maka dapat dikatakan bahwa sistem ini merupakan proyek Depdikbud yang mendapat sukses besar, karena berangkat dari embrio yang sehat.
Copyrights © 1984