Konsumsi real food penting bagi kesehatan, namun pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini membandingkan efektivitas edukasi gizi melalui Instagram dan mading terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku konsumsi real food pada santri. Desain yang digunakan adalah eksperimen selama satu bulan dengan dua kelompok intervensi. Data diperoleh melalui kuesioner pre-test dan post-test, lalu dianalisis menggunakan SPSS. Uji Wilcoxon dan uji t berpasangan digunakan untuk mengukur perubahan dalam kelompok, sedangkan uji Mann-Whitney dan t independen untuk membandingkan antar kelompok. Hasil menunjukkan tidak ada perubahan signifikan dalam pengetahuan, sikap, maupun perilaku pada kedua kelompok setelah intervensi. Tidak ditemukan pula perbedaan efektivitas antara Instagram dan mading. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi selama satu bulan belum cukup untuk menghasilkan perubahan yang berarti. Penelitian lanjutan disarankan dengan durasi lebih panjang, frekuensi lebih tinggi, dan tambahan strategi penguatan seperti diskusi atau motivasi langsung.
Copyrights © 2025