Prevalensi penyakit jantung di Indonesia berdasarkan data Riskesdas 2018 masih cukup tinggi sebesar 1.5% atau sekitar 2.784.064 individu. Dimana 4 dari 5 kematian akibat penyakit jantung disebabkan oleh stroke dan penyakit jantung koroner. Morbiditas dan mortalias cenderung meningkat pada pasien berusia lanjut karena biasanya pasien lanjut usia disertai dengan penyakit komorbid seperti hipertensi, dan diabetes. Beberapa obat anti-angina juga dapat memberikan efek yang tidak diinginkan. Penentuan terapi baik dengan obat maupun intervensi yang tepat sangat membantu dokter untuk mendapatkan hasil terapi terbaik bagi pasien lanjut usia. Penulisan ini bertujuan untuk merangkum penelitian-penelitian serta guideline pilihan terapi bagi pasien usia lanjut yang mengalami angina pektoris stabil.
Copyrights © 2025