Diabetes Melitus ialah penyakit metabolik degeneratif dengan prevalensi yang terus meningkat. Pemantauan kadar glukosa darah sangat penting dalam upaya deteksi dini dan pengendalian penyakit ini. Saat ini metode Glucose Oxidase-Peroxidase aminoantipyirin (GOD PAP) merupakan standar baku emas sementara Point Of Care Testing (POCT) menawarkan alternatif yang praktis dengan hasil cepat. Studi ini tujuannya guna menganalisis perbandingan hasil antara pemeriksaan kadar glukosa darah menerapkan metode GOD-PAP serta POCT. Metode penelitian yang diterapkan yakni penelitian kuantitatif melalui desain Cross Sectional pada 65 orang responden memakai teknik Purposive Sampling berlandaskan kriteria inklusi ekslusi. Perolehan Uji independent t-test mengindikasikan skor signifikansi sejumlah 0,572 menandakan tidak ada perbedaan signifikan antara perolehan pemeriksaan menerapkan kedua metode. Metode GOD-PAP serta POCT memberikan hasil yang setara dalam pengukuran glukosa darah sewaktu pada populasi. Adapun beberapa faktor yang dapat mengganggu pengukuran yaitu faktor-faktor pra-analitik dan analitik yang mungkin mempengaruhi akurasi hasil, seperti teknik pemipetan, waktu inkubasi, dan stabilitas enzim dalam reagen.
Copyrights © 2025