Teknologi Informasi (TI) menjadi tulang punggung operasional perusahaan transportasi modern, termasuk PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Tantangan digitalisasi dan tuntutan regulasi mengharuskan tata kelola TI yang matang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola TI KCI berdasarkan framework COBIT 2019 untuk mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan. Metode penelitian menggabungkan kuesioner (57 responden), wawancara mendalam dengan stakeholder TI, dan analisis dokumen kebijakan. Hasil menunjukkan tingkat kematangan Defined (3,27) dengan capaian tertinggi pada manajemen risiko (EDM03/nilai 80) dan keamanan informasi (DSS05/nilai 90), sementara arsitektur enterprise (APO03/nilai 65) dan manajemen data (APO14/nilai 55) perlu peningkatan. Analisis mengungkap keselarasan dengan standar BUMN meski terdapat empat rekomendasi strategis: (1) penyelarasan arsitektur TI-bisnis, (2) penguatan kerangka manajemen risiko, (3) implementasi kebijakan keamanan siber terpadu, dan (4) pengembangan program pelatihan SDM berbasis kompetensi. Temuan ini menjadi panduan bagi KCI dan operator transportasi sejenis dalam memperkuat tata kelola TI menghadapi era digital.
Copyrights © 2025