Metode pembelajaran yang masih relevan untuk di terapkan saat ini dengan menggunakan model modifikasi tingkah laku (behavioral), model ini bertitik tolak dari teori belajar behavioristik yang bertujuan untuk mengembangkan sistem yang efisien di dalam mengurutkan tugas-tugas belajar dan membentuk tingkah laku dengan cara memanipulasi penguatan (reinforcement). Karakteristik model pembelajaran behavioral ini menuntut siswa untuk dapat belajar dalam hal penjabaran tugas-tugas yang harus dipelajari agar menjadi lebih efisien dan berurutan. Penerapan teori behavioristik sesuai untuk penanaman pendidikan karakter di sekolah. Pendidikan karakter yang dibangun dalam sistem pendidikan adalah pendidikan karakter berbasis nilai budaya sehingga akan terbentuk karakter masyarakat secara sosial. Dengan demikian maka dalam memahami karakter seseorang atau suatu masyarakat, harus dipahami terlebih dahulu sistem nilai budaya yang membangunnya. Nilai tindih suku Sasask dalam hal ini dapat diterapkan melalui model pembelajaran disekolah sehingga siswa mampu memiliki karakter posistif yang mencerminkan nilai-nilai luhur etnik Sasak. Nilai tindih merupakan nilai yang berarti motivasi untuk menjadi manusia yang patut, patuh, dan pacu, solah, dan seleh sebagai basis filosofi masyarakat Sasak.
Copyrights © 2024