Abstrak: Motivasi adalah faktor kunci yang mempengaruhi pembelajaran siswa, keterlibatan, dan keberhasilan akademik. Penelitian ini menyelidiki peran motivasi intrinsik dan ekstrinsik dalam meningkatkan kinerja dan partisipasi siswa di kelas. Berdasarkan teori-teori motivasi yang sudah ada, termasuk Teori Penentuan Nasib Sendiri dan Teori Nilai-Harapan, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor seperti otonomi, kompetensi, keterkaitan, dan nilai tujuan berdampak pada tingkat motivasi. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi kelas terhadap siswa SMP dan SMA. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa yang mengalami lingkungan yang mendukung otonomi dan menerima umpan balik konstruktif menunjukkan tingkat motivasi intrinsik dan keterlibatan berkelanjutan yang lebih tinggi. Sebaliknya, meskipun penghargaan ekstrinsik dapat meningkatkan kinerja jangka pendek, hal tersebut mungkin tidak mendukung tujuan pembelajaran jangka panjang. Studi ini menyimpulkan bahwa mengembangkan pendekatan seimbang yang memupuk motivasi intrinsik sambil menerapkan insentif ekstrinsik secara strategis dapat menghasilkan hasil pembelajaran yang optimal. Rekomendasi praktis diberikan bagi pendidik untuk mengembangkan strategi motivasi yang meningkatkan pengalaman belajar siswa.Kata Kunci: Motivasi, motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, pembelajaran siswa, keterlibatan akademik, strategi pendidikan.Abstrak: Motivasi merupakan faktor kunci yang memengaruhi pembelajaran, keterlibatan, dan keberhasilan akademis siswa. Studi ini menyelidiki peran motivasi intrinsik dan ekstrinsik dalam meningkatkan kinerja dan partisipasi siswa di kelas. Berdasarkan teori motivasi yang sudah ada sebelumnya, termasuk Teori Penentuan Nasib Sendiri dan Teori Nilai Harapan, studi ini mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor seperti otonomi, kompetensi, keterkaitan, dan nilai tujuan memengaruhi tingkat motivasi. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi kelas terhadap siswa SMP dan SMA. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa yang mengalami lingkungan yang mendukung otonomi dan menerima umpan balik yang membangun menunjukkan tingkat motivasi intrinsik dan keterlibatan yang berkelanjutan yang lebih tinggi. Sebaliknya, meskipun penghargaan ekstrinsik dapat meningkatkan kinerja jangka pendek, penghargaan tersebut mungkin tidak mendukung tujuan pembelajaran jangka panjang. Studi ini menyimpulkan bahwa mengembangkan pendekatan seimbang yang menumbuhkan motivasi intrinsik sambil menerapkan insentif ekstrinsik secara strategis dapat menghasilkan hasil pembelajaran yang optimal. Rekomendasi praktis diberikan kepada pendidik untuk mengembangkan strategi motivasi yang meningkatkan pengalaman belajar siswa.Kata Kunci: Motivasi, motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, pembelajaran siswa, keterlibatan akademis, strategi pendidikan.
Copyrights © 2025