Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar akademik pada siswa dalam mata pelajaran Matematika di SMA Negeri 1 Pare. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi langsung dan wawancara mendalam yang melibatkan guru, siswa kelas 12 dan guru BK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar dipengaruhi oleh faktor internal, seperti motivasi rendah, kecemasan, dan kelemahan pemahaman konsep dasar akibat pembelajaran daring selama pandemi. Selain itu, faktor eksternal seperti metode pengajaran, lingkungan belajar, dan perubahan kurikulum juga memengaruhi kesulitan siswa. Untuk mengatasi kendala ini, guru menerapkan berbagai strategi, termasuk permainan berbasis teknologi (Quizziz), diskusi kelompok, asesmen diagnostik, dan evaluasi berbasis proyek. Strategi ini terbukti membantu meningkatkan pemahaman siswa dan membangun motivasi belajar dan didukung dengan peran aktif guru BK, yang membantu meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan latihan soal dan kolaborasi antara guru mata pelajaran dan guru BK untuk mendukung proses belajar mengajar.
Copyrights © 2025