Pendidikan dan masyarakat multikultural itu memiliki hubungan yang bersifat timbal balik (reciprocal relationship); artinya, kalau pada satu sisi pendidikan memiliki peran yang signifikan untuk membangun masyarakat multikultural maka di sisi yang lain masyarakat multikultural dengan segala karakternya itu memiliki potensi yang signifikan untuk memberhasilkan fungsi dan peranan pendidikan pada umumnya.        Hal itu berarti bahwa penguatan di satu sisi secara langsung maupun tidak langsung akan memberikan penguatan pada sisi yang lain. Penguatan terhadap pendidikan, misalnya dengan memperbaiki sistem, mengefektif-kan kegiatan belajar, dsb, akan menambah keberhasilan dalam membangun masyarakat multikultural. Di sisi lain penguatan pada masyarakat multikul-tural, yaitu dengan mengelola potensi yang dimilikinya secara benar akan menambah keberhasilan fungsi dan peranan pendidikan pada umumnya.        Implikasinya, dilakukannya penguatan pada kedua sisi secara simultan akan memberikan hasil yang optimal, baik dari sisi peranan pendidikan maupun sisi pembangunan masyarakat multicultural itu sendiri. Â
Copyrights © 2004