Beberapa kasus konflik etnik yang terjadi di beberapa tempat di tanah air, telah menyadarkan kita tentang pentingnya upaya memperkuat wawasan kebangsaan guna mencegah terjadinya proses disintegrasi. Kasus konflik etnis di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, hanya menjadi dua contoh dari ban yak kejadian hampir serupa yang melanda Indonesia. Arus pengungsian massal etnis Madura yang diusir dari Kalteng telah membentuk sebuah gejala tertentu dari kegagalan bagi bangsa Indonesia untuk rtzenempatkan konteks wilayah tanah air yang terbuka lugs untuk dihuni dan dikembangkan oleh setiap warganya. Konflik etnis ternyata telah berlangsung dalam kurun waktu yang panjang dan cenderung berlarut-larut di tengah segala keterbatasan pemerintah untuk menanganinya secara tuntas. Kalaupun terjadi proses coiling down dan muncul him-bauan-himbauan ke arah perdamaian, maka hasil yang diperoleh biasanya hanya sementara. Setiap saat atau bahkan tidak terlarnpau lama sesudah peredaan ketegangan akibat konflik diciptakan maka pada tempo yang tidak terlalu lama, kerusuhan bernuansa etnis dapat terjadi dan berkembang meluas wilayah pertikaiannya.
Copyrights © 2004