Lansia merupakan tahapan perkembangan saat individu berusia 60 tahun keatas yang ditandai dengan perubahan ke arah kemunduran baik pada aspek kognitif, fisik, psikis, dan sosial ekonomi. Cara beradaptasi yang berbeda antar lansia menyebabkan lansia membangun makna hidup dengan cara tertentu. Kebermaknaan hidup merupakan kualitas penghayatan seseorang terhadap seberapa besar dirinya mengembangkan dan mengaktualisasikan potensi yang dimiliki serta seberapa jauh dirinya telah mencapai tujuan-tujuan hidup. Tulisan ini bertujuan untuk melakukaan kajian literatur terhadap penelitian-penelitian yang meneliti gambaran makna hidup lansia yang tinggal di panti werdha. Metode yang digunakan adalah kajian literatur deskriptif pada 8 penelitian. Hasil yang diperoleh menunjukkan lansia yang tinggal di panti werdha memiliki makna hidup yang positif dilihat dari aspek-aspek persepsi tentang kualitas hidup meliputi kesejahteraan psikologis, hubungan sosial dengan individu lain, kesehatan fisik, serta aktivitas sosial. Selain itu, kajian ini memperoleh gambaran bahwa kebermaknaan hidup lansia yang tinggal di panti meliputi perasaan bahagia tinggal di panti, kehidupan yang aman dan terjamin dengan tersedianya berbagai fasilitas di panti, teman sesama lansia yang saling mendukung, serta berbagai aktivitas yang berdampak positif bagi lansia dalam memaknai hidupnya. Pihak panti dapat mendukung lansia membangun makna hidupnya dengan menyediakan berbagai program pelayanan yang tujuannya adalah meningkatkan keberfungsian sosial lansia.Kata Kunci: makna hidup; lansia; panti werdha; kebahagiaan; kepuasan; dukungan sosial
Copyrights © 2024