Penambahan bahan pengawet pada produk pangan merupakan salah satu upaya untuk mencegah kerusakan. Selain itu, terdapat pula zat pemutih yang sering digunakan, misalnya hidrogen peroksida, yang dilarang pada pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan formalin dan zat pemutih pada tahu dan tempe yang diproduksi oleh produsen tahu tempe di Mamuju. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pengujian laboratorium secara kualitatif. Pengujian kandungan formalin dilakukan menggunakan larutan KMnO4 dan test kit formalin, sedangkan uji zat pemutih menggunakan larutan H2SO4, KI, dan larutan kanji. Dari 7 sampel yang diuji (3 tahu dan 4 tempe), diperoleh 1 sampel tahu positif mengandung formalin, sedangkan seluruh sampel negatif mengandung zat pemutih. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peredaran tahu berformalin di Mamuju. Masyarakat disarankan lebih berhati-hati dalam memilih pangan yang aman dikonsumsi
Copyrights © 2025