Ikan biawan (Helostoma temminckii) adalah ikan asli indonesia yang terdapat di beberapa sungai di Sumatera dan Kalimantan, seperti daerah Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Di Kalimantan Barat budidaya ikan biawan di lakukan di UPT-PBAPL Anjongan Kalimantan Barat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ikan biawan yang berada di kolam UPT-PBAPL Kalimantan Barat terdapat infeksi parasit. Untuk mengidentifikasi jenis parasit apa saja yang menginfeksi Ikan biawan (Helostoma temminckii) dari kolam yang berada dikolam UPT-PBAPL Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan kurang lebih 2 bulan di dua tempat yaitu, untuk pengambilan sampel dilakukan di UPT-BPAPL. Pengukuran kualitas air pengukuran suhu dan DO mengunakan DO Meter dengan mencelupkan ke dalam air, maka dengan otomatis nilai oksigen terlarut dan suhu akan terlihat pada monitor DO Meter. Identifikasi parasit pada ikan biawan dengan dilakukan menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling adalah metodologi pengambilan sampel secara purposive (ikan dengan gejala-gejala seperti kerusakan pada organ luar tubuh dan tingkah laku ikan) dimana kelompok sampel ditargetkan memiliki atribut-atribut tertentu. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada 120 sampel benih ikan biawan dari satu kolam, ditemukan 14 sampel ikan positif terserang ektoparasit dan hanya satu jenis ektoparasit yang menginfeksi benih ikan, yaitu Dactylogyrus sp. Prevalensi pada ikan biawan menunjukan jumlah ikan yang terinfeksi paling banyak ditemukan di sampling ke IV yaitu 5 ekor sedangkan jumlah ikan yang teridentifikasi yang paling sedikit di temukan pada sampling ke II yaitu 2 ekor. Intensitas pada ikan biawan menunjukan intensitas pada sampling I, II, III dan IV termasuk dalam kategori rendah menurut Kabata (1985), intensitas ikan yang terinfeksi ektoparasit adalah 1-2 individu /ekor yang masuk kedalam kategori rendah.
Copyrights © 2024