Perkelahian pelajar kambuh lagi! Setelah Jakarta dibikin "geger" oleh perkelahian pelajar yang melibatkan puluhan bahkan ratusan siswa; kemudian menyusullah kasus serupa di berbagai tempat, di Gresik, Surabaya, Semarang, dan entah di mana lagi. Di Jakarta para pelajar yang saling berantem tersebut sepertinya sudah tidak mau menghormati aparat keamanan; terbukti beberapa polisi yang akan mendamaikan suasana tidak luput dari lemparan batu.        Bagaimana yang di Gresik? Sekelompok pelajar SMTA "bertandang" ke sekolah adiknya yang masih SMTP. Maksud-nya? Berkelahi karena merasa dikecewakan gara-gara soal goda-menggoda wanita. Di kota lain? Macam-macamlah ceri-tanya; akan tetapi berintikan sama yaitu sekitar masalah perkelahian pelajar sebagai ekspresi kenakalan remaja.        Menanggapi peristiwa-peristiwa tersebut Mendikbud Fuad Hassan menyatakan bahwa perkelahian pelajar terlalu dibesar-besarkan oleh pihak-pihak tertentu. Barangkali pernyataan Mendikbud ada benarnya, tetapi lepas dari itu yang jelas Presiden Soeharto sendiri sempat menyatakan keprihatinannya atas berbagai kasus tersebut.
Copyrights © 1991