ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2009: HARIAN SUARA PEMBARUAN

MENGINTEGRASI UJIAN NASIONAL

SUPRIYOKO, KI (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Apr 2010

Abstract

       Ada hal menarik disampaikan oleh Mohammad Nuh selaku menteri pendidikan; beliau berniat akan mengintegrasi ujian nasional, yang dalam hal ini adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan Ujian Nasional (UN) di SMA.          Setidaknya ada dua pertimbangan yang mendasari niatan pengintegra-sian ujian nasional tersebut di atas; pertama, anggaran negara dapat dihemat yang semula dipakai untuk membeayai dua kegiatan ujian, SNMPTN dan UN, menjadi satu kegiatan ujian saja, UN, dan yang kedua, masyarakat tak dipusingkan lagi oleh banyak kali ujian, SNMPTN dan UN, menjadi satu kali ujian saja, UN.          Niatan menteri pendidikan tersebut segera menimbulkan sikap pro dan kontra di masyarakat. Di satu sisi banyak guru SMA yang menyambut suka cita atas niatan tersebut karena jerih payahnya sangat dihargai dan bisa menghantarkan anak didik masuk PTN tanpa tes lagi. Sementara itu Ketua PGRI menolak niatan tersebut dikarenakan UN yang dilaksanakan selama ini hasilnya belum mencerminkan mutu siswa yang sebenarnya.

Copyrights © 2009