Reformasi telah berjalan satu dasawarsa, namun ternyata perjalanan itu masih mengalami berbagai tantangan dan ancaman. Dewasa ini situasi dunia dalam ancaman krisis pangan, energi, bencana alam, pemanasan global, dan pencemaran serta kerusakan lingkungan hidup yang akan membahayakan kehidupan rakyat, terutama rakyat kecil. Tulisan ini merupakan suatu upaya refleksi untuk menengok kembali terhadap gagasan pemikiran dalam rangka menge-nang 100 tahun Schumacher, seorang ekonom yang lahir pada tahun 1908 di Bonn, Jerman. Gagasan pemikiran Schu-macher 'Small is Beautiful' ini mempunyai pengertian yang jauh lebih luas dan dalam serta pernah menjadi wacana yang populer di era tahun 80-an karena banyak diperbincangkan oleh berbagai kalangan akademisi dan cendekiawan, baik di Indonesia maupun di dunia internasional. Bahkan Alvin Toffler, seorang futurulog kelas dunia mengungkapkan pemikirannya bahwa pada masyarakat gelombang ketiga ini, dengan berbagai ciri yang ditampilkannya, dapatlah dikatakan merupakan aplikasi dari pemikiran Schumacher yaitu "Small is Beautiful". Hanya saja ruang lingkupnya diperbesar, sehingga Toffler melahirkan. ungkapan lain, yaitu "Small - Within - Big is Beautiful".
Copyrights © 2008