ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1993: HARIAN SUARA KARYA

MODEL PILIHAN GANDA DALAM EBTANAS

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 May 2010

Abstract

       Kritik tajam tentang tidak relevannya model-model soal pilihan ganda (multiple choice) untuk diaplikasi didalam sistem evaluasi pengajaran dan pendidikan yang di-lontarkan Pak Habibie kiranya bukan untuk pertama kali kita dengar.  Sejak beberapa tahun terakhir ini kita me-mang sering mendengar kritik semacam itu.          Selama ini Pak habibie termasuk rajin memberikan kritik tentang diaplikasikannya model-model soal pilihan ganda yang dianggap tidak dapat mengukur kemampuan ana-litis anak didik. Implikasinya: apabila siswa dibiasakan dengan soal-soal pilihan ganda,yang nota bene mengandung unsur "gambling" di dalamnya,  maka kelak siswa tersebut akan mengalami banyak kesulitan dalam mengembangkan daya nalarnya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapinya.          Menanggapi kritik tajam tersebut Mendikbud kita yang dulu, Fuad Hassan, menyatakan agar kita tidak perlu terlalu risau mengembangkan model-model pilihan ganda di dalam sistem evaluasi pengajaran dan pendidikan karena model-model pilihan ganda,sebagaimana dengan model-model tes yang lain, memiliki kelebihan yang spesifik. Perso-alannya  adalah bagaimana mengoptimalkan kelebihan model pilihan ganda tersebut.

Copyrights © 1993