ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1988: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

KEBIJAKAN PENDEKATAN PENDIDIKAN KITA

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2010

Abstract

       Pada tanggal 4 Januari 1988 yang lalu TVRI Pusat secara sentral menayangkan program wawancara "eksklusif" dengan menampilkan dua orang yang paling kompeten pada bidangnya masing-masing; ialah Menteri Luar Negeri, Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan , Prof. Dr. Fuad Hassan.       Cukup banyak point yang bisa dipetik dari program tersebut, baik yang bersifat sekedar menangkap fenomena-fenomena sosio-politik-edukatif-kultural masyarakat kita khususnya; atau pun berbagai alternatif strategik yang ditawarkan untuk mengimbangi munculnya fenomena-fenomena tersebut.        Salah satu point yang cukup penting dari program wawancara tersebut diatas adalah adanya sebuah informasi yang dikomunikasikan oleh Mendikbud tentang sistem pendekatan  pendidikan di negara kita. Oleh Mendikbud dikomunikasikan bahwa sekarang ini ada dua macam pendekatan yang sedang ditempuh oleh Depdikbud; masing-masing ialah pendekatan kualitatif  untuk tingkat pendidikan dasar dan tinggi,  serta pendekatan kuantitatif untuk pendi- dikan di tingkat menengah.       Pendekatan kualitatif (baca: pendekatan mutu) ditempuh oleh Depdikbud pada tingkat dasar dan tinggi oleh karena pada jenjang tersebut daya tampung lembaga sudah dianggap "cukup". Sementara pada jenjang menengah terpaksa masih menggunakan pendekatan kuantitatif (baca: pende katan jumlah)  oleh karena pada jenjang ini daya tampung lembaga masih "kurang".

Copyrights © 1988