Penelitian ini memetakan persepsi Generasi Z terhadap kualitas destinasi 4A (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancillary Services) dan tingkat kepuasan mereka di Orchid Forest Cikole, serta mengonseptualisasikan pengaruhnya terhadap pembentukan identitas kolektif, modal sosial, dan pembelajaran nonformal dalam ekowisata digital. Survei deskriptif kuantitatif dilakukan pada 149 responden Gen Z (accidental sampling). Analisis validitas-reliabilitas menunjukkan seluruh indikator sahih (r > 0,73) dan reliabel (α > 0,89). Statistik deskriptif mengungkapkan skor rata-rata tinggi pada Attraction (3,60), Ancillary Services (3,57), Amenity (3,55), dan cukup tinggi pada Accessibility (3,45); Indeks Kepuasan mencapai 71,8 % (kategori “puas”). Hasil ini menegaskan pergeseran nilai pascamaterialis: Gen Z memprioritaskan pengalaman otentik, akses tanpa hambatan, dan layanan pendukung terpercaya di atas kenyamanan material. Kebaruan riset terletak pada integrasi kerangka 4A dengan teori ruang sosial-simbolik dan modal sosial, menghasilkan model E-SOFT—jalur Experience Authenticity, Seamless Access, Online-Offline Service Trust—yang menjelaskan dinamika formasi identitas generasi dalam pariwisata alam. Temuan merekomendasikan kurasi narasi visual-digital, penguatan infrastruktur akses, serta layanan komunitas berbasis aplikasi untuk menunjang pembangunan destinasi berkelanjutan yang peka generasi.
Copyrights © 2025