ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1984: HARIAN BERITA NASIONAL

PTS UNTUK HARI TUA HARI TUA UNTUK PTS

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2010

Abstract

       Ada beberapa teman dosen  Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang berceritera dan semacam mengeluh, setiap bertemu dengan teman-teman dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) selalu disapa dengan teguran yang khas mereka, "Apa kabarnya, calon orang kaya?", atau, "Wah tambah kaya sekarang!", atau, "Panen nih, habis penerimaan mahasiswa baru!", atau sapaan-sapaan lainnya yang senada.       Walaupun sapaan-sapaan tersebut sifatnya hanya sebagai gurauan (banyak pula lho yang serius) akan tetapi di dalamnya mengandung semacam kecurigaan terhadap PTS sebagai lembaga komersial yang bergerak di bidang pendidikan,  atau sebaliknya lembaga pendidikan yang bergerak di bidang komersial,  atau lebih parah lagi kecurigaan terhadap PTS sebagai "ladang bisnis".  PTS dianggapnya sebagai lem-baga pendidikan tinggi yang dijadikan sarana untuk "mengeduk" uang dari calon mahasiswa baru.       Hal itu ditunjang lagi oleh berdirinya puluhan PTS baru di  setiap tahun akademik baru seperti tumbuhnya jamur di musim penghujan.       Mendirikan PTS  nampak sebagai  pekerjaan yang  sangat mudah dengan menutup semua kesan sulit,  seperti membuat "pisang goreng" di warung templek.  Sediakan pisang, gandum, air dan sedikit minyak goreng atau mentega jadilah pisang goreng yang siap untuk dijajakan di warung kopi, di pinggir gang buntu sampai di Malioboro sekalipun. Biar tidak ada jaminan rasa enak akan tetapi setiap lidah kan punya selera sendiri-sendiri, apalagi lidahnya para turis.

Copyrights © 1984