Topik diskusi akademik yang kesimpulannya hampir tidak pernah memuaskan semua pihak, terutama para pakar, pengamat, birokrat, dan praktisi pendidikan, ialah mengenai kualitas instrumen testing mahasiswa baru (baik yang dikemas menjadi Ujian Tulis Proyek Perintis, Sipenmaru, maupun UMPTN) pada perguruan tinggi negeri, PTN.      Benarkah instrumen testing mahasiswa baru PTN cukup berkualitas serta mampu menjaring bibit unggul? Dari sinilah pangkal persoalan itu muncul dan terus berkepanjangan sampai kini tanpa kesimpulan yang memuaskan.      Apabila ada sementara birokrat, pakar serta praktisi pendidikan yang menyatakan bahwa instrumen testing mahasiswa baru PTN cukup berkualitas, dengan argumentasi bahwa validitas dan reliabilitasnya tidak perlu disangsikan; maka sementara pengamat menyatakan keraguannya terhadap mutu instrumen testing tersebut, karena banyaknya kelemahan yang terkandung di dalamnya.
Copyrights © 1990