Remaja berusia 12-15 tahun berada dalam fase transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, membuat mereka rentan terhadap berbagai pengaruh sosial dan spiritual. Selama masa kritis ini, mereka menghadapi banyak pilihan, dan tanpa bimbingan yang tepat, mereka dapat dengan mudah menjadi mangsa pengaruh negatif seperti ajaran-ajaran yang salah, penggunaan narkoba, perilaku pergaulan bebas, dan bentuk-bentuk kenakalan remaja lainnya. Pendidikan Kristen memainkan peran penting dalam memberikan bimbingan rohani, membantu remaja mengembangkan iman yang kuat kepada Tuhan dan melawan pengaruh negatif ini. Dengan menanamkan pengetahuan alkitabiah, pendidikan Kristen dalam keluarga, sekolah, dan gereja bertujuan untuk memupuk pertumbuhan rohani remaja, memastikan mereka tetap teguh dalam keyakinan mereka dan membuat keputusan yang tepat selama tahap yang rentan ini.
Copyrights © 2024