Beberapa waktu yang lalu di Jawa Tengah dilakukan penelitian tentang perikehidupan para guru; dan hasilnya menyatakan bahwa banyak guru SD di Jawa Tengah yang terkena stress. Lepas dari sejauh mana validitasnya, yang jelas temuan tersebut memang cukup menarik. Lalu, apakah korelasi temuan penelitian tersebut dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)?
Sebagai organisasi profesi yang menghimpun para guru di Indonesia maka terhadap masalah-masalah keprofe-sian yang menyangkut guru memang harus menjadi perhatian PGRI; bahkan sebagai organisasi profesi sebaiknya PGRI juga memperhatikan masalah-masalah nonkeprofesian yang secara langsung dan tidak langsung akan berkaitan dengan profesi guru. Tegasnya: bila para guru tengah menghadapi stress maka sudah sepantasnya PGRI segera membantu untuk memecahkan masalah tersebut agar supaya kadar keprofesi-an anggotanya tidak terganggu. Apalagi kalau stress yang dihadapi oleh para guru tersebut justru disebabkan oleh hal-hal yang berkaitan dengan profesinya.
Benarkah banyak guru yang kini mengalami stress? Rasanya memang ya! Kenapa? Karena banyak guru yang masih bingung, kurang paham, serta kurang siap mengantisipasi peraturan "baru" berkaitan dengan kenaikan jabatannya!Banyaknya keluhan guru yang diekspresikan dalam berbagai forum dialog, melalui surat kabar, atau ketika "omong-omong" di waktu luang merupakan indikator mengenai kebi-ngungan, kekurang-pahaman, serta kekurang-siapan itu.
Copyrights © 1991