Bermula dari seorang Abdul Latif Hasyim. Guru teladan yang banyak prestasinya itu mempertanyakan kebijakan mengenai rendahnya anggaran pendidikan di Kabupaten Kampar Riau kepada Bupati Jefrie Noer dalam sebuah pertemuan. Konon, mendapat pertanyaan yang tidak ânyamanâ itu maka sang guru pun diusir ke luar ruangan. Ketegangan pun terjadi di ruang pertemuan karena sang guru menyatakan tidak mau ke luar.      Ketegangan tersebut berlanjut menjadi aksi demonstrasi oleh ribuan guru dan siswa di Kabupaten Kampar dengan tuntutan bupati mau lengser keprabon. Demonstrasi itu dilakukan beberapa hari sampai kegiatan belajar mengajar di sekolah macet (lecture jam). Kepada saya, Ketua PGRI Pusat Muhammad Surya menyatakan bahwa demonstrasi itu disebabkan adanya ketersinggungan kolektif para guru.      Tulisan ini tidak bermaksud membuat opini tentang kesewenangan seorang bupati atau kepahlawanan seorang guru; apalagi membuat âpeng-adilanâ terhadap peristiwa tersebut. Tetapi tulisan ini ingin mengingatkan masyarakat bahwa perjuangan anggaran pendidikan belum selesai.Â
Copyrights © 2004