Premenopause biasanya terjadi mulai usia 40 tahun dan berlangsung sekitar 5 hingga 10 tahun, Wanita premenopause seringkali mengalami gangguan tidur atau kesulitan tidur karena kadar serotonin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada ibu premenopause usia 40-40 tahun di DPM dr. Sheren Bella Ridca Desa Njaruman, Wajak. Jenis penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pre-eksperimental One Group Pretest Posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling 16 responden dengan populasi 37 orang. Kemudian dilakukan uji normalitas dan data dianalisis dengan Uji Statistik Wilcoxon Match Paired Test, untuk melihat pengaruh pemberian aroma terapi lavender terhadap kualitas tidur ibu premenopause. Hasil penelitian didapatkan seluruh responden (100%) mengalami kualitas tidur yang buruk sebelum diberikan intervensi aromaterapi lavender. Setelah diberikan intervensi aromaterapi lavender dari 16 responden, sebanyak 14 responden (87,5%) mengalami kualitas tidur yang baik dan 2 responden (12,5%) masih mengalami kualitas tidur yang buruk. Uji statistik didapatkan nilai p value 0,000<0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian aromaterapi lavender berpengaruh terhadap kualitas tidur ibu premenopause usia 40-45 tahun di DPM dr. Sheren Bella Ridca Desa Njaruman Wajak
Copyrights © 2024