Gedung Perkuliahan Jurusan Teknik Sipil merupakan Gedung tertinggi pertama di Polinema yang terdiri dari 8 lantai dengan aktivitas yang padat. Kurangnya fasilitas ruang komunal mahasiswa menjadi permasalahan utama yang dibahas dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan POE (Post Occupancy Evaluation). Tahap dalam proses analisis POE terdiri dari planning the POE, conducting the POE, dan applying the POE. Di dalam penelitian ini kuesioner digunakan untuk menggali informasi dari pengguna ruang komunal dan juga untuk mencari solusi serta rekomendasi desain ruang komunal mahasiswa yang nyaman. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari observasi dan data skeunder dari penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kenyamanan audio dan kenyamanan ruang memiliki skor terendah sehingga perlu dilakukan peningkatan secara kualitas dan kuantitas. Ruang komunal mahasiswa di Gedung JTS, Polinema merupakan jenis ruang komunal tertutup karena terletak di dalam bangunan dengan memanfaatkan selasar dan lobi lantai 1, 2, dan 3. Evaluasi temuan hasil POE, ditinjau dari tiga aspek, aspek fungsional, teknis, dan perilaku. Hasil evaluasi ketiga aspek menunjukkan bahwa kurangnya ketersediaan fasilitas penunjang ruang komunal membuat mahasiswa kurang nyaman berada di dalamnya. Perlu adanya redesain interior yang eye catching untuk meningkatkan kenyamanan dan menarik mahasiswa supaya giat berkativitas di ruang komunal.
Copyrights © 2023