Prospek industri kepariwisataan di Indonesia saat ini sangat menjanjikan karena dapat memberikan kontribusi yang besar bagi devisa Negara. Salah satu wisata yang menjadi daya tarik wisatawan asing ialah pantai mandiri sejati yang terletak di desa mandiri sejati Pesisir Barat Provinsi Lampung. Namun, dibalik keindahannya, desa ini juga menghadapi serangkaian tantangan yang memerlukan perhatian khusus untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Dengan demikian tujuan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Mandiri Sejati melalui program desa binaan yang meliputi pembinaan wirausaha, dan pelatihan penanganan cedera olahraga. Metode yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu sosialisasi dan praktek secara langsung. Total peserta yang terlibat dalam pengabdian ini berjumlah 30 orang yang berstatus pemandu wisata dan aparatur desa. Hasil pre-test menunjukkan bahwa tingkat pemahaman awal yang bervariasi di antara peserta, dengan rata-rata skor 47 poin untuk cedera olahraga dan 44 poin kewirausahaan. Setelah mengikuti pelatihan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata skor 88 untuk cedera olahraga dan 81 untuk kewirausahaan. Dengan demikian hasil posttest tersebut mengindikasikan efektivitas dari pelatihan. Selain itu, Partisipasi aktif dan antusiasme peserta menjadi indikator penting keberhasilan program ini. Secara keseluruhan, program ini telah berjalan dengan baik sesuai dengan rencana, mencapai sebagian besar tujuan yang ditetapkan, dan memberikan dampak positif bagi peserta dan komunitas lokal. Laporan ini juga menyarankan adanya kegiatan lanjutan untuk memperkuat pencapaian yang telah diperoleh dan memastikan keberlanjutan program di masa depan.
Copyrights © 2024