Pada tanggal 21 Oktober 1990 baru-baru ini sebuah Festival Anak-Anak Luar Biasa diselenggarakan untuk yang pertama kalinya di Semarang. Kegiatan yang jarang dilaksanakan ini ternyata sempat mengundang perhatian masyarakat luas serta beberapa pakar pendidikan dan psikologi.      Hadir dalam acara tersebut beberapa pejabat pemerintah, masyarakat umum, serta para pengembang ilmu; di antaranya Prof. DR. Utami Munandar, seorang pakar psikologi dari Universitas Indonesia yang selama ini banyak menekuni masalah-masalah yang berkaitan dengan anak-anak Indonesia yang tergolong "luar biasa".      Setelah beberapa waktu yang lalu masyarakat kita sempat dibuat terheran-heran oleh kehebatan Queen Mona Agusta, seorang bocah kecil berusia balita yang sanggup menghafal 400 data, maka dari festival tersebut muncul anak-anak "ajaib" yang lainnya; katakanlah misalnya saja Senda (2 thn 1 bln), Sasthia (3 thn 4 bln), Christian (2 thn 10 bln), Asih (2 thn 3 bln), dan sebagai-nya.
Copyrights © 1990